
Indeks harga saham gabungan atau IHSG melemah 8 poin atau 0,14 persen di level 6.059 di awal perdagangan. Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, memprediksi bahwa IHSG mempunyai kemampuan untuk meneruskan pelemahannya di akhir pekan ini. Lanjar menambahkan, para investor akan terlihat berhati-hati pada hasil pertemuan Federal Open Market Commettee (FOMC) setelah pengurangan pembelian aset obligasi dan prospek suku bunga ke depan. Investor juga akan tertuju pada langkah Bank Indonesia dalam menyikapi hasil pertemuan The Federal Reserve nanti. Secara keseluruhan, investor menandai waktu sebelum keputusan kebijakan The Fed jatuh tempo, karena khawatir meningkatnya para pejabat bisa menentukan jadwal untuk mengurangi suntikan stimulus yang sudah mendorong ledakan pasar.
Pernyataan terbaru dibuat dengan memasukkan proyeksi terbaru untuk suku bunga dan perkiraan ekonomi. Dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang meningkat tahun ini, Ketua The Fed Jerome Powell dan yang lainnya, bisa mempertimbangkan untuk melanjutkan diskusi tentang pengurangan stimulus moneter dan meletakkan dasar agar meningkatnya suku bunga pascapandemi pertama segera setelah 2023. Secara teknikal, IHSG break out support MA5 dengan indikasi pelemahan dengan momentum RSI dan Stochastic yang bergerak bearish. Indikator MACD tertunda pada pergerakan signal line di area overvalue. “Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi kembali tertahan dengan support resistance 6.053-6.090,” ujarnya. Selain itu, Lanjar juga merekomendasi mengenai saham-saham yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini, diantaranya yakni AALI, ACES, BNGA, BSDE, CTRA, HMSP, INKP, LSIP, SMRA.
Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:
-Saham LMAS naik 29,17 persen
-Saham PORT naik 25 persen
-Saham ATIC naik 24,83 persen
-Saham TRUE naik 24,47 persen
-Saham BINA naik 23,89 persen
Saham-saham yang masuk top losers antara lain:
-Saham AGRS melemah 6,99 persen
-Saham IFSH melemah 6,98 persen
-Saham TOYS melemah 6,96 persen
-Saham BRAM melemah 6,95 persen
-Saham INPS melemah 6,94 persen
Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:
-Saham BBRI senilai Rp 20,8 miliar
-Saham TLKM senilai Rp 1,5 miliar
-Saham AMRT senilai Rp 3,5 miliar
-Saham IPTV senilai Rp 1,4 miliar
-Saham LSIP senilai Rp 783,9 juta
Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:
-Saham MDKA sebesar Rp 8,2 miliar
-Saham BFIN sebesar Rp 7,2 miliar
-Saham TBIG sebesar Rp 5,6 miliar
-Saham ANTM sebesar Rp 5,2 miliar
-Saham BBNI sebesar Rp 3,6 miliar
Cukup sekian artikel tentang Saham dari kami, semoga bermanfaat. Apabila teman – teman masih bingung dan ingin bertanya, jangan ragu untuk hubungi Tim Trader Support kami:



Syarat dan ketentuan berlaku.
Jika anda menyukai informasi dari artikel ini dan mau tahu informasi seputar edukasi trading lainnya? Kami siap memberikan edukasi yang sangat informatif. Mau tahu caranya ?
Temukan kami di Channel Sosial Media lainnya
link :
- Website : www.PelatihanProfitInternasional.com
- Telegram : https://t.me/NewsUpdatePPI
- Instagram : @PelatihanProfitInternasional
- Facebook : PT. Pelatihan Profit Internasional
- Youtube : Pelatihan Profit Internasional
Dapatkan informasi seputar edukasi trading gratis lainnya dengan cara klik link di atas.
- Untuk konsultasi online gratis
- Untuk berlangganan Signal Forex, Signal Commodity dan Signal Saham
- Registrasi dan jadwal edukasi rutin
- Whatsapp 0817-7234-5888
- Hunting 021-5964-5999/021-5964-5888
Jika anda tetap mau menerima update dari kami mengenai promosi, jadwal edukasi dan berita penting lain, klik linkTelegram ini
https://t.me/NewsUpdatePPI Disini kami memberikan INFORMASI SEPUTAR TRADING LENGKAP GRATIS SETIAP HARI LHO!!