Pilih-pilih Aplikasi Saham, Apa yang Harus Diperhatikan?

Share this:

Investasi saham telah menjadi tren baru yang berdampak positif, selain menumbuhkan habit menabung dan investasi, juga meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap perkembangan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Tren ini tidak lepas dari makin mudahnya kita berinvestasi, bahkan bisa melalui smartphone dan tinggal tap-tap saja sambil rebahan, hehe.

Namun memilih aplikasi sekuritas saham bukan hal yang mudah, apalagi bagi pemula. Tercatat ada puluhan aplikasi di application store yang mungkin membuat kita bingung, mana yang paling tepat buat kita? Sebelum terlalu jauh menerawang, perlu dipahami bahwa sekuritas saham harus terdaftar dan memiliki izin dari OJK, jadi jangan cuma tanya-tanya dari teman atau feelingmology, cek langsung di website OJK ya, hehe. Nah coba kita lanjut bahas yuk, apa aja sih yang perlu kita perhatikan untuk memilih aplikasi sekuritas saham?

Baca Juga:

Perusahaan Sekuritas Saham Terbaik Di Indonesia

Sesuai Kebutuhanmu

Bagi pemula, aplikasi yang banyak memberikan edukasi dan simpel rasanya lebih pas. Ya, dunia saham ini bisa jadi sesuatu yang rumit bagi pemula, jadi kalau melihat aplikasi saja pusing nanti gimana mau investasi, hehe.

Untuk soal konten edukasi dan interface yang simpel, Ajaib dan Indopremier (IPOT) banyak digunakan. Dua aplikasi ini bahkan juga mengintegrasikan fitur investasi reksadana.

Ajaib bisa dibilang “anak bawang” yang sedang naik daun, menggaet mas Kim Seon Ho, pemeran Han Ji Pyeong, aplikasi ini sukses jadi yang paling populer di application store. Jika merasa masih awam dan bingung, rata-rata hampir semua sekuritas populer menyediakan kelas saham (webinar) gratis dan stock recommendations untuk membantu kita belajar. So, don’t be afraid to try. Namun jika ingin lebih fokus untuk trading saham dan tidak perlu terlalu banyak konten yang terkadang bikin aplikasi jadi rame dan berat, kita bisa mencoba beberapa aplikasi lainnya, seperti Mirae (HOTS Mobile), MNC (Trade New), Samuel (STAR), atau Phillips (POEMS). Menariknya, MNC Trade New bahkan bekerjasama dengan Ustadz Yusuf Mansur dan Sahamology, untuk mempromosikan investasi saham di platform mereka. Nah, bagi yang akrab bertansaksi di bank dan ingin simpel bikin rekening sekuritasnya, bisa pakai aplikasi sekuritas yang dimiliki oleh grup usaha bank, seperti BNI (BIONS), BCA (BCA BEST), CIMB (CIMB iTrade), atau Mandiri (MOST). Perlu dipahami, untuk berinvestasi saham, kita perlu memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN) di bank yang gunanya sebagai rekening penampungan dana transaksi jual beli saham.

Mudah dan Murah

Bicara kemudahan, tentu dimulai dari “buka akun rekening sekuritas ribet gak sih?” Ya, di zaman serba internet sekarang, tentu pengguna lebih memilih yang mudah, full online gak perlu datang ke kantor atau kirim dokumen. Semenjak pandemi, hampir semua sekuritas yang populer bisa memberikan layanan full online seperti Indopremier, MNC, Mirae, Ajaib, dan Samuel. Dalam hal kemudahan penggunaan aplikasi, kembali ke selera masing-masing user ya, hehe. Namun jika melihat rating dan review di application store, bisa dibilang Ajaib, Indopremier, MNC, dan Mirae menjadi yang terdepan. Aplikasi milik bank-bank nasional seperti BNI, Mandiri, dan BCA juga termasuk aplikasi yang banyak digunakan. Walaupun terkadang kurang gesit dalam hal promosi, hehe. Beberapa aplikasi sekuritas juga sudah mengakomodir Sistem Online Trading Syariah (SOTS), seperti Indopremier, BNI, Mandiri, MNC, dan Mirae. Tentu ini sangat baik untuk perkembangan pasar modal syariah di Indonesia.

Nah, selanjutnya biaya. Sekuritas menetapkan fee tertentu untuk transaksi jual dan beli saham pada aplikasinya. Menariknya, MNC Trade New bahkan bekerjasama dengan Ustadz Yusuf Mansur dan Sahamology, untuk mempromosikan investasi saham di platform mereka. Nah, bagi yang akrab bertansaksi di bank dan ingin simpel bikin rekening sekuritasnya, bisa pakai aplikasi sekuritas yang dimiliki oleh grup usaha bank, seperti BNI (BIONS), BCA (BCA BEST), CIMB (CIMB iTrade), atau Mandiri (MOST). Perlu dipahami, untuk berinvestasi saham, kita perlu memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN) di bank yang gunanya sebagai rekening penampungan dana transaksi jual beli saham.

Baca Juga:

Investasi di saham HALAL / HARAM? Yuk disimak biar kita tau sebelum menilainya

Cukup sekian artikel dari kami, semoga bermanfaat. Apabila teman – teman masih bingung dan ingin bertanya, jangan ragu untuk hubungi Tim Trader Support kami:

Syarat dan ketentuan berlaku.

Jika anda menyukai informasi dari artikel ini dan mau tahu informasi seputar edukasi trading lainnya? Kami siap  memberikan edukasi yang sangat informatif. Mau tahu caranya ?

Temukan kami di Channel Sosial Media lainnya

link :

  1. Website : www.PelatihanProfitInternasional.com
  2. Telegram : https://t.me/NewsUpdatePPI
  3. Instagram : @PelatihanProfitInternasional  
  4. Facebook : PT. Pelatihan Profit Internasional
  5. Youtube : Pelatihan Profit Internasional

Dapatkan informasi seputar edukasi trading gratis lainnya dengan cara klik link di atas.

  • Untuk konsultasi online gratis
  • Untuk berlangganan Signal Forex, Signal Commodity dan Signal Saham
  • Registrasi dan jadwal edukasi rutin
  • Whatsapp 0817-7234-5888
  • Hunting 021-5964-5999/021-5964-5888
  • Jika anda tetap mau menerima update dari kami mengenai promosi, jadwal edukasi dan berita penting lain, klik linkTelegram ini  

https://t.me/NewsUpdatePPI Disini kami memberikan INFORMASI SEPUTAR TRADING LENGKAP GRATIS SETIAP HARI LHO!

Loading

Share this:

Tinggalkan Komentar

Translate »
Scroll to Top