Trading Arbitrage Dalam Bitcoin Dan Cryptocurrency

Share this:

Ada banyak bursa di seluruh dunia yang menawarkan orang untuk membeli aset kripto. Nah, tapi inilah masalahnya: Ada kemungkinan bahwa dari banyak pertukaran crypto ada perbedaan yang signifikan dalam harga yang ditawarkan untuk mata uang digital seperti Bitcoin (BTC). Ketidakefisienan seperti itu sering muncul di area permintaan kriptografi yang tinggi. Salah satu contoh yang paling sering dikutip adalah “Kimchi Premium”. Di sini, pedagang lokal di Korea, pedagang di Korea, akhirnya membayar lebih untuk membeli Bitcoin dalam USD daripada yang bisa mereka lakukan di AS, Eropa, dan bahkan seluruh dunia, wilayah lain di Asia.

Baca Juga:

Ada Tiga Cara Berbeda Untuk Melakukan Arbitrase Kripto

Contoh lainnya di Zimbabwe, sebuah negara di Afrika yang menderita hiperinflasi. Pada tahun 2017, harga bitcoin pada exchange lokal Zimbabwe hampir menentuh dua kali lipat harga yang ditawarkan pada platform internasional lainnya. Meski tidak ada kondisi ekonomi atau politik yang ekstrim terjadi pun, perbedaan harga antara exchange bisa menciptakan kondisi yang matang untuk trading arbitrage.

Cara Trading Arbitrage dalam Bitcoin dan Cryptoccurency

Ada tiga metode arbitrage dalam trading cryptocurrency: spasial, lintas-negara, dan statistic.

Arbitrage Spasial

Mencakup mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga cryptocurrency yang terdaftar di dua exchange yang berbeda. Dimana Exchange A menawarkan BTC di harga Rp.120,990,000, Exchange B memberikan harga di Rp122,865,000. Seorang trader bisa mendapatkan laba kotor sebesar Rp1,870,000 hanya dengan membeli Bitcoin di Exchange A dan kemudian menjualnya di Exchange B – memindahkan dana secara efektif dari satu exchange ke yang lain. Mengingat luasnya desentralisasi di sektor crypto, perbedaan tersebut dapat terjadi lebih sering daripada yang diperkirakan.

Arbitrage Lintas-Negara

Konsep yang sama dengan arbitrage spasial, tapi yang membedakan adalah exchange yang terlibat dalam transaksi ini berada di negara yang berbeda. Perlu diingat bahwa, strategi trading ini cukup sulit untuk dilakukan karena arbitrage lintas-negara ada mungkin dikarenakan harga yang ada tidak sesuai dengan daya beli konsumen tersebut. 

Arbitrage Statistik

Merupakan strategi yang menggunakan modeling matematika. Metode ini sangat beresiko dibandingkan dengan metode yang lain karena bisa menggunakan algoritma trading yang memanfaatkan perbedaan harga yang hanya bisa ada untuk waktu yang singkat.

Baca Juga:

Berbagai Jenis Arbitrase Dalam Trading Kripto

Cukup sekian artikel dari kami, semoga bermanfaat. Apabila teman – teman masih bingung dan ingin bertanya, jangan ragu untuk hubungi Tim Trader Support kami:

Syarat dan ketentuan berlaku.

Jika anda menyukai informasi dari artikel ini dan mau tahu informasi seputar edukasi trading lainnya? Kami siap  memberikan edukasi yang sangat informatif. Mau tahu caranya ?

Temukan kami di Channel Sosial Media lainnya

link :

  1. Website : www.PelatihanProfitInternasional.com
  2. Telegram : https://t.me/NewsUpdatePPI
  3. Instagram : @PelatihanProfitInternasional  
  4. Facebook : PT. Pelatihan Profit Internasional
  5. Youtube : Pelatihan Profit Internasional

Dapatkan informasi seputar edukasi trading gratis lainnya dengan cara klik link di atas.

  • Untuk konsultasi online gratis
  • Untuk berlangganan Signal Forex, Signal Commodity dan Signal Saham
  • Registrasi dan jadwal edukasi rutin
  • Whatsapp 0817-7234-5888
  • Hunting 021-5964-5999/021-5964-5888
  • Jika anda tetap mau menerima update dari kami mengenai promosi, jadwal edukasi dan berita penting lain, klik linkTelegram ini  

https://t.me/NewsUpdatePPI Disini kami memberikan INFORMASI SEPUTAR TRADING LENGKAP GRATIS SETIAP HARI LHO!

Loading

Share this:

Tinggalkan Komentar

Translate »
Scroll to Top